Cara Kirim Paket Ke Luar Negeri Paling Murah

kirim paket ke luar negeri paling murah

Menggunakan Pos adalah cara kirim paket ke luar negeri paling murah. Memang, saya akui sampai sekarang masih banyak orang yang meragukan kinerja Pos. Mereka lebih terbiasa menggunakan jasa pengiriman yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan seperti JNE, TIKI, Wahana, dan yang lainnya. Kalau untuk pengiriman lokal mungkin dalam beberapa hal pelayanan Pos memang kalah. Tapi kalau untuk pengiriman ke luar negeri, menurut saya tidak ada yang bisa mengalahkan paket Pos, tentu saja dari sudut pandang pedagang online seperti saya, yang mencari solusi pengiriman yang murah, tapi bisa diandalkan. Kalau soal lamanya pengiriman ke luar negeri, sebenarnya kualitas pelayanan PT Pos Indonesia itu standar. Dan menurut saya, standar itu sudah cukup baik.

Surat RLN

PT Pos Indonesia menyediakan beberapa jenis layanan pengiriman ke luar negeri. Bagi yang mencari cara kirim paket ke luar negeri paling murah, solusinya adalah layanan Pos yang namanya RLN. Berikut adalah penjelasan tentang RLN yang saya ambil dari akun media sosial PT Pos Indonesia

Surat RLN merupakan salah satu layanan Pos Indonesia yang melayani pengiriman dokumen/barang (maks 2kg) ke luar negeri dan dapat terlacak.

Layanan ini cocok untuk mengirimkan barang-barang yang tidak terlalu besar dan berat, seperti buku, surat, kopi bubuk, sim card, dan yang lainnya. Untuk tarifnya, sangat terjangkau, sehingga pedagang online seperti saya ini masih bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan untuk setiap pengiriman. Tarif RLN sudah pernah saya bahas di sini. Sedangkan untuk lamanya pengiriman, seperti yang saya bilang tadi, standar. Artinya, kadang bisa cepat, dan kadang bisa lama. Dan ini bukan salahnya Pos Indonesia lho ya 😀 kan setelah barang keluar dari Indonesia, barang itu yang handle Pos dari negara yang bersangkutan. Dan menurut pantauan saya, biasanya jeda waktu barang dari kita masukkan ke kantor Pos sampai keluar dari Indonesia itu tidak terlalu lama, sekitar 7-10 hari saja sudah keluar Indonesia.

Untuk kualitas tracking nya, memang menurut saya perlu ditingkatkan. Tapi, saya agak ragu kalau bisa ditingkatkan karena ini kan hubungannya dengan kerjasama antara Pos Indonesia dengan Pos dari negara-negara lain. Jadi seringkali saat mengirimkan paket ke luar negeri, barang dilacak lewat sistem tracking yang ada di website PT Pos Indonesia statusnya hanya Posting/Collection. Dan status ini tidak pernah berganti, seakan-akan barang tersebut berhenti di kantor Pos. Padahal sebenarnya, barang itu ya diproses dan dalam perjalanan ke alamat penerima. Seringkali saya menerima konfirmasi dari pembeli bahwa barang sudah sampai, tapi statusnya di sistem tracking Pos masih Posting/Collection 😀 .

Menurut pengalaman saya, untuk pengiriman ke US, biasanya memakan waktu sekitar 2-4 minggu. Sedangkan untuk ke Eropa, biasanya sekitar 2-3 minggu.

EMS

Bagi yang tidak terlalu mempermasalahkan soal harga, dan ingin supaya barangnya cepat sampai, PT Pos Indonesia juga menyediakan layanan expedited shipping, yaitu EMS. Cuma kalau saya pribadi kurang suka dengan layanan ini. Bukan hanya karena tarifnya mahal. Pengiriman EMS ini juga lebih ribet. Contohnya, kalau mengirimkan barang dengan RLN, kita cukup memberikan barang tersebut ke petugas Pos, dan dia yang akan mengetikkan alamat pengirim, penerima, dll dsb ke resi yang nantinya diprint. Tapi kalau EMS, wah kita harus mengisi sendiri dengan tulisan tangan 😀 . Barang yang dikirim dengan EMS juga dibongkar dulu sebelum dikirim, untuk verifikasi isinya apa. Nah ini juga bisa jadi masalah. Saya pernah ada barang yang hilang, kemungkinan waktu dibongkar ini. Oh iya satu hal lagi, pengiriman lewat EMS ini sangat sangat ketat aturannya dan sering menyulitkan. Kemarin ada pembeli yang tidak boleh mengambil barangnya di kantor Pos, karena namanya berbeda. Jadi waktu mengirimkan barang tersebut, yang saya cantumkan nama bisnis dia, bukan nama dia yang sebenarnya. Padahal sudah jelas nomor telepon yang tercantum (EMS wajib mencantumkan nomor telepon) itu nomor dia dan kalau ditelepon yang berbunyi HP dia 😀 jadi kan sudah jelas kalau dia itu penerima yang sah. Tapi tetap tidak boleh. Sebagai pengirim saya diharuskan mengirimkan email untuk memberikan keterangan, lengkap dengan fotocopy KTP saya segala.

Dengan EMS biasanya max 7 hari barang sudah sampai.

Apakah mengirimkan paket ke luar negeri via Pos aman? Apakah barang bisa hilang?

Nah pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh teman-teman saya. Jujur saja, dari sekitar 60 an kali saya mengirimkan barang ke luar negeri, cuma ada 1 yang tidak jelas statusnya. Maksud saya, mungkin barang itu sampai, dan mungkin juga tidak. Dan yang saya curigai bukan Pos Indonesia, tapi Pos dari negara yang bersangkutan. Kalau tidak salah, waktu itu kiriman ke Colombia. Pembeli bilang barang tidak sampai, dan memang sudah 1,5 bulan, jadi langsung saya refund saja. Mungkin dia bohong, mungkin juga tidak. Dan mungkin setelah saya refund barangnya baru sampai. Entahlah 😀 . Tapi 1 pengiriman gagal dari 60 yang sukses itu kan hanya sekitar 1,6% saja. Dan bagi saya itu cukup bagus.

Artikel terkait:

Privacy Policy