Review GO-JEK App

review GO-JEK APPKarena belakangan ini di Jogja sering hujan, saya tergoda untuk ikut memakai aplikasi GO-JEK, tapi bukan untuk jasa ojeknya, melainkan untuk GO-FOOD nya. Jadi, daripada harus keluar rumah hujan-hujanan, mendingan pakai GO-JEK saja, dan makanan diantar ke rumah. Pesanan pertama dan kedua lancar jaya, dan saya sangat puas. Tapi setelah itu, mulai ada beberapa gangguan kecil dengan aplikasinya.

  • Fitur History tidak berfungsi. Saat saya sedang memesan makanan, dan sudah mendapatkan driver, memang ada keluar page yang berisi map yang menunjukkan lokasi driver, resto, dan lokasi saya. Tapi, kalau page itu saya tutup, lalu hilang dan tidak bisa saya buka lagi. Pesanan itu juga tidak keluar di tab In Progress. Jadi, saya tidak bisa memantau driver saya sedang ada di mana. Nanti setelah driver yang bersangkutan melakukan update status, misalnya makanan sedang dalam perjalanan ke rumah saya, baru keluar lagi itu halaman yang berisi map, yang menunjukkan lokasi resto, driver, dan alamat tujuan (rumah saya). Tab Completed juga tidak berfungsi. Hanya kosong saja, dan ada tulisan No Bookings. Padahal, saya sudah melakukan sekitar 5 kali pemesanan.
  • Error dan tidak bisa memakai GO-PAY. Tadi sore saya mau menggunakan GO-RIDE untuk ke bengkel karena mobil saya tinggal di sana untuk tune-up. Saat akan membayar menggunakan GO-PAY, keluar pesan error, yang saya lupa persisnya, tapi intinya tidak bisa melakukan pemesanan menggunakan GO-PAY, padahal saldo saya masih mencukupi. Karena saya pikir yang error sistem GO-PAY nya, saya lalu memilih opsi untuk menggunakan pembayaran cash. Memang bisa diproses, tapi ternyata tidak ada driver di sekitar saya, yang keluar hanya “Searching the nearest driver for you,” selama beberapa menit, sampai akhirnya saya cancel. Uniknya, setelah saya cancel, saldo GO-PAY saya terpotong, padahal, terakhir yang saya pakai itu opsi cash, bukan GO-PAY. Memang akhirnya saldo yang terpotong itu dikembalikan lagi. Tapi, tetap saja membingungkan.

Tapi, lepas dari App nya yang menurut saya banyak bug nya, saya cukup puas dengan pelayanan para driver GO-JEK, dan juga harga layanan GO-JEK yang menurut saya sangat murah. Seandainya app nya bisa dibuat lebih solid, dan tidak sering error, saya pasti akan lebih sering menggunakannya. Tapi bagaimanapun juga, aplikasi GO-JEK tetap jauh lebih bermanfaat dibandingkan aplikasi-aplikasi aneh yang banyak beredar, seperti aplikasi koleksi kata kata mutiara, koleksi cerpen, dan yang lainnya, yang sebenarnya semuanya dapat dengan mudah kita temukan di internet menggunakan Google, dan tidak perlu dibuat aplikasi 😀

Ow iya, satu tips untuk pengguna GO-JEK di Jogja, yang rumahnya agak di pinggiran Jogja (seperti rumah saya di Jl. Godean). Kalau pas hari Minggu, atau mungkin hari libur lainnya, jangan terlalu mengandalkan GO-JEK untuk GO-FOOD nya. Kemarin Minggu malam tanggal 12 Feb 2017, saya menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam untuk memesan makanan, dan gagal terus, karena “Cannot find a driver, please try again.” Saya sudah mencoba resto di berbagai lokasi yang berbeda, tetap saja gagal. Akhirnya, ya bikin Indomie goreng saja 😀 Mungkin kalau hari Minggu para driver GO-JEK banyak yang libur 🙂 jadi banyak order delivery makanan yang tidak ada yang handle. Atau mungkin juga karena lokasi rumah saya yang terlalu ke pinggir? Entahlah.

Privacy Policy