Sulitnya Mencari Tempat Gesek Tunai (Gestun) di Jogja

tempat gesek tunai di jogjaMencari tempat gesek tunai (gestun) kartu kredit di Jogja tidak terlalu mudah. Memang, terkadang ada tempat-tempat gesek tunai yang memasang iklan di iklan baris KR. Tapi, biasanya tempat-tempat tersebut tidak bertahan lama. Ada yang lalu berhenti menerima gesek tunai, dan ada yang menghilang begitu saja. Untuk yang menghilang begitu saja (tempatnya tutup), biasanya memang bisnisnya murni mengandalkan keuntungan dari gesek tunai. Jadi setelah bisnis gesek tunai itu bermasalah (mungkin ketahuan oleh bank memberikan layanan gesek tunai, karena kan sebenarnya tidak boleh), ya lalu tutup. Ini lah yang menjadi masalah bagi orang-orang yang membutuhkan gesek tunai. Mereka harus gonta-ganti atau berpindah-pindah tempat, padahal transaksi semacam itu melibatkan resiko keamanan yang cukup besar.

Resiko Keamanan Gesek Tunai Kartu Kredit

Melakukan gesek tunai kartu kredit resiko keamanannya cukup besar, apalagi kalau kita berpindah-pindah tempat gestun. Kenapa? Karena saat kita melakukan gesek tunai, sebagian besar tempat gestun akan mem-fotocopy kartu kredit dan kartu identitas kita. Jadi, pihak penyedia gestun bisa dengan mudah mendapatkan nomor kartu kredit kita, CVV number atau Card Verification Value (tiga digit yang ada di bagian belakang kartu kredit), dan alamat kita. Lalu dimana letak resikonya? Semua data yang saya sebutkan tadi adalah data-data yang bisa dipakai untuk melakukan transaksi online. Memang, sebagian besar toko online sekarang sudah menggunakan sistem keamanan tambahan yang disediakan oleh pihak penerbit kartu kredit, yaitu dengan verifikasi token atau PIN yang dikirim ke handphone pemilik kartu kredit. Tapi tidak semua. Masih ada banyak tempat belanja online yang langsung memproses transaksi tanpa langkah keamanan tambahan apapun.

Jangan Berpindah-pindah Tempat Gestun

Tentu saja saya tidak menuduh bahwa pihak gestun akan menyalahgunakan data yang mereka kumpulkan. Tapi saya mengkhawatirkan penyimpanan data tersebut. Bagaimana kalau semua data tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab? Contoh paling sederhana, misalnya disimpan dalam bentuk file di komputer, lalu komputer diservis atau dijual, lalu bagaimana nasib data yang sensitif itu? Atau kalau yang difotocopy, lalu kertas-kertas bertumpuk banyak, lalu ada yang hilang, atau mungkin supaya tidak memenuhi kantor lalu dijual ke tukang loak, bagaimana? 😮

Cara Gestun Dengan Aman

Nah, setelah membaca resiko keamanan gestun yang saya tulis di atas, jadi berpikir 2 kali kan kalau mau gesek tunai berpindah-pindah tempat? Semakin sering anda berpindah tempat gestun, semakin banyak pihak yang mempunyai data kartu kredit anda, dan semakin besar resiko yang anda hadapi. Memang yang namanya resiko itu selalu ada, tapi kalau bisa kita minimalkan, kenapa tidak?

Sedikit saran dari saya, kalau memang anda terpaksa harus gestun kartu kredit, cobalah cari tempat gesek tunai yang memang tempatnya adalah toko yang besar, dan bukan semata-mata mengandalkan bisnis gestun. Contohnya, di daerah ring road Maguwo ada semacam butik yang cukup besar yang menerima gesek tunai (saya tidak bisa memberikan detailnya karena yang satu ini langganan saya hehehe).

tempat gesek tunai kartu kredit di jogjaKalau anda akan gestun, tidak ada salahnya jika anda berusaha “mengaburkan” nomor CVV 3 digit yang ada di belakang kartu. Mungkin bisa anda tutupi dengan sticker kecil, atau dicoret dengan spidol. Dengan demikian, jika difotocopy, 3 digit CVV tersebut akan tidak ikut tercopy.

Atau mungkin anda bisa memanfaatkan fasilitas ambil tunai yang disediakan oleh kartu kredit anda. Walaupun potongannya besar (sekitar Rp. 75.000 untuk setiap penarikan atau mungkin lebih, tergantung kartu dari bank mana), tapi terjamin aman, dan praktis, karena anda tinggal ke ATM saja. Hanya saja memang biasanya limit ambil tunai kartu kredit tidak terlalu besar, hanya sekitar 20% saja dari limit keseluruhan. Tapi jauh lebih aman.

Anda menjalankan bisnis gesek tunai di Jogja dan berminat untuk memasang iklan di halaman ini? Hubungi saya via email ke admin@akoso.com.

Artikel terkait:

Privacy Policy